Perancis Nilai Negosiasi Google Dengan Penerbit Berita Melanggar Ketentuan

0 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

Jakarta, Selular. ID – Penyelidik antimonopoli Prancis menuduh Google gagal mematuhi instruksi otoritas persaingan negara tentang jalan melakukan negosiasi dengan penerbit berita tentang hak cipta, kata besar sumber yang membaca laporan pemeriksa.

Di dalam laporan setebal 93 halaman, yang dikenal sebagai pernyataan keberatan, para-para penyelidik menulis bahwa kegagalan Om google untuk mematuhi ketentuan itu berkelakuan sangat serius, kata sumber itu kepada kantor berita Reuters.

Lobi-lobi yang dilakukan Google terjadi di sedang keluhan penerbit berita Prancis, bahwa raksasa mesin pencari itu, kubra mengadakan pembicaraan dengan mereka dengan itikad baik untuk menemukan kemufakatan.  

Penerbit yang sama bukan arah dari kesepakatan tiga tahun senilai $ 76 juta yang ditandatangani antara perusahaan AS itu dan sekelompok 121 publikasi, seperti yang dilaporkan Reuters awal bulan ini.

Perjanjian tersebut diajukan sebagai langkah lulus yang besar baik oleh Om google maupun penerbit yang menandatanganinya, namun membuat banyak penerbit lain makan.

Dominasi persaingan Prancis dapat mengenakan dam hingga 10% dari penjualan pada perusahaan yang dianggap melanggar aturannya. Penjualan tahunan Google berjumlah sekitar $ 183 miliar pada 2020.

Keterangan investigasi adalah elemen kunci dalam proses sanksi otoritas, tetapi tergantung pada dewan pengawas, yang dipimpin oleh Isabelle de Silva, buat memutuskan apakah akan mengeluarkan hukuman.

Azab terbesar yang pernah dikenakan sebab otoritas antitrust Prancis adalah kepada pembuat iPhone Apple Inc tarikh lalu, dengan denda 1, 1 miliar euro ($ 1, 34 miliar) karena perilaku anti-persaingan kepada jaringan distribusi dan ritelnya.

Menanggapi suruhan Reuters untuk berkomentar, Google mengutarakan dalam sebuah pernyataan: “Prioritas ana adalah untuk mematuhi hukum, & untuk terus bernegosiasi dengan penerbit dengan itikad baik, sebagaimana dibuktikan oleh perjanjian yang kami bakal dengan penerbit di beberapa periode lalu. bulan. ”

“Kami sekarang akan meninjau pernyataan keberatan, dan bakal bekerja sama dengan otoritas kompetisi Prancis, ” katanya.

Laporan Prancis mengenai taktik negosiasi Google muncul di saat negara-negara di seluruh negeri mendorong raksasa internet AS semacam Google dan Facebook untuk berbagi lebih banyak pendapatan dengan penerbit berita. Masalah ini mendapat menghiraukan internasional minggu ini ketika Facebook melarang semua berita dari layanannya di Australia atas rancangan undang-undang di sana yang akan memercayakan arbitrase.

Menurut dua sumber tersebut, penyelidik Prancis mengatakan Google tidak menutup permintaan dari pengawas untuk mengasaskan negosiasi dengan penerbit dalam tenggat waktu tiga bulan, sekaligus memberikan semua data yang dibutuhkan penerbit oleh pengawas.

Saat ini kelompok penerbit di Perancis terpolarisasi dalam menyikapi isu terhadap Google. Para penerbit yang menandatangani kesepakatan dengan Google, tergabung dalam APIG. Sedangkan Biro berita Prancis AFP, dan gabungan lobi media lainnya, SEPM – sejauh ini belum menandatangani suara dengan Google.

Reuters sendiri telah menyentuh kesepakatan global dengan Google di dalam Januari lalu, dengan ketentuan yang belum diungkapkan kepada publik.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mainkan Game Lotere serta Dapatkan Uang Tunai
Next post Sejarah Hadiah HK